Bolehkah Memanggil Istri, Ma, Bunda dan Adik. Ternyata Ini Hukumnya, Awas!

Dalam pergaulan suami istri, panggilan sayang menjadi bumbu penyedap cinta kasih suami istri.

Ada beberapa panggilan yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam mencontohkan hal tersebut.

Seperti ‘Ya Khumairah’ kepada istrinya.

Karena sebenarnya, bagi umat muslim, memanggil istri dengan sebutan yang tidak baik tidak diperkenankan.

Begitu juga dengan panggilan yang seakan-akan istri menyerupai mahramnya.

Karena dikhawatirkan jika dilakukan akan berlaku zhihar.

Apa itu zhihar, dilansir dari Ruangmuslimah, zhihar memliki arti Punggung.

Hal ini berarti memanggil istri dengan ‘engkau bagai punggung ibuku’.

Sedangkan secara istilah yang dimaksud zhihar adalah suami menyerupakan istrinya pada sesuatu yang haram pada salah salah satu mahramnya seperti ibunya atau saudara perempuannya.

Panggilan zhihar seperti di atas di masa Jahiliyyah dianggap sebagai talak.