Harga RX-King di Jawa Tengah, Paling Murah Dijual Belasan Juta Rupiah

Wistana

Liputan.co – Meski statusnya sudah discontinue alias tidak diproduksi lagi, popularitas Yamaha RX-King makin meningkat. Harga jual motor ini pun kian menanjak.

Wistana atau yang biasa disapa Pakdhe Mendring SKC, pengusaha jual beli unit dan sparepart RX-King mengatakan bahwa kisaran harga RX-King sulit untuk diperkirakan.

Rentang harga RX-King sangat luas karena bergantung pada kondisi motor.

“Untuk unit ori yang siap jalan, sudah pasti nyaman dikendarai, tidak ada PR (perbaikan) lagi, itu kisaran harga sudah di angka Rp 20 jutaan bahkan bisa lebih,” kata Wistana saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (21/3/2021).

Istilah ori sendiri mengacu pada RX-King dengan sparepart asli pabrikan, bukan versi imitasi.

Adapun untuk RX-King bahan, istilah bagi motor yang kondisinya jauh dari sempurna baik tampilan maupun mesinnya, harganya masih bisa kurang dari Rp 10 jutaan dengan kondisi surat lengkap.

“Saya pernah mendapatkan unit (RX-King) dengan dana Rp 4 juta pajak mati, tapi itu benar-benar bobrok, banyak yang harus diperbaiki,” kata Wistana lebih lanjut.

Namun umumnya memang RX-King bahan dijual dengan kisaran harga belasan juta.

Wistana pun mengatakan bahwa harga jual RX-King tidak terlalu terpengaruh oleh tahun produksi. Faktor utama yang mempengaruhi harga adalah kondisi motornya.

Selain kondisi mesin dan tampilan motor, varian warna juga jadi faktor pengaruh harga. Contohnya saja RX King Peredam varian warna merah, harganya bisa tembus Rp 40 jutaan hingga Rp 50 jutaan.

Ada pula RX-King dengan kondisi New Old Stock (NOS) alias kondisi baru orisinil bukan restorasi.

“RX-King NOS itu jelas mahal. Karena sangat langka di pasaran. Yang dulu pernah viral RX King dibeli Rp 125 juta itu kira-kira kondisinya 98% NOS,” kata Wistana.

Saat ini pun ada penjual RX-King yang menjual secara peretelan. Peretelan yang dimaksud hanya rangka, crankcase sebelah kiri yang tercantum nomor mesin, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Wistana dan kawan-kawan biasa menyebutnya dengan ‘jual dokumen’.

Dengan kondisi tersebut, harga pasarannya saat ini bisa sampai di angka Rp 7 jutaan hingga Rp 8 jutaan, dengan patokan pajak masih hidup. Namun perlu diingat bahwa kondisi tersebut belum ada mesin dan tentu saja belum berbentuk unit motor yang utuh.