Ini Kisah Bupati Indramayu Taufik Hidayat yang Hanya Menjabat 7 Hari

 Mantan Bupati Indramayu Taufik Hidayat. ©2021 diskominfo.indramayukab.go.id/ Merdeka.com

Indramayu – Rabu (17/02) kemarin Bupati Indramayu Jawa Barat Taufik Hidayat resmi pamit dari jabatannya sebagai kepala daerah di wilayah tersebut setelah dilantik pada Rabu (10/2/2021) lalu. Ia diketahui menjadi bupati tersingkat setelah menjalankan kepemimpinannya selama 7 hari.

Dalam kesempatan itu Taufik juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat di Indramayu yang telah turut serta membangun daerah guna mewujudkan kemajuan di wilayah tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat Indramayu yang secara bersama-sama telah ikut serta dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu lebih baik dan maju” ucapnya, seperti Merdeka lansir dari Antara.

Lantas apa yang melatarbelakangi pamitnya Bupati Taufik Hidayat tersebut? Berikut faktanya:

Taufik sendiri sebenarnya menjabat sebagai bupati dalam rangka mengisi kekosongan, setelah bupati sebelumnya yang dijabat oleh Supendi terjerat kasus hukum. Sehingga ia menjalankan tugas bupati secara definitif dari sisa masa jabatan 2016 – 2021 yang habis di tanggal 17 Februari ini.

Dalam kesempatan itu ia juga meminta maaf kepada masyarakat jika masa jabatannya belum berkenan di hati masyarakat.

“Kami juga meminta maaf jika selama memimpin Kabupaten Indramayu, banyak kesalahan dan kekurangannya” tambahnya.

Sementara itu untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Indramayu terpilih, Nina Agustina dan Lucky Hakim periode 2021-2024, untuk sementara akan diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Rinto Waluyo.

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Nina Agustina dan Lucky Hakim sendiri saat ini diketahui masih ditunda oleh Menteri Dalam Negeri mengingat masih ada pilkada yang berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK). Serta menunggu akhir masa jabatan sejumlah kepala daerah lain yang akan berakhir pada Februari ini.
“Ya, diundur sampai akhir bulan pada 25-26 Februari 2021,” kata Asisten Pemerintahan Setda Indramayu, Jajang Sudrajat