Isu Hamili Wanita Lain, Bambang Pamungkas Legenda Timnas Bongkar Alasan Tutup Komentar IG

4 views

Bambang Pamungkas Resmi Jadi Manajer Persija, Ini yang Akan Dilakukan di Liga 1 2020 - Tribunnewsmaker.com

Liputan.co – Bambang Pamungkas dikenal sebagai sosok pesepakbola berprestasi. Ia pernah mengharumkan nama Indonesia kala menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia.

Bukan cuma itu, pesepakbola yang akrab disapa Bepe ini juga sempat sukses bersama Persija Jakarta. Namun setelah memasuki masa pensiunnya, Bepe justru diterpa isu miring.

Ia digugat Amalia Fujiawati atas perkara pengesahan anak dan nafkah anak. Gugatan tersebut sudah dilayangkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1233/Pdt.G/2021/PA.JS sejak 18 Maret lalu.

Hingga kini sosok Amalia Fujiawati belum terkuak di hadapan publik. Bambang juga membisu meski gugatan itu membuat ia diisukan menghamili wanita lain di luar nikah.

Saat ini, Instagram Bepe tak bisa dikomentari. Namun bukan karena isu tersebut, terkuak alasan sesungguhnya terkait keputusannya mengunci kolom komentar. Tak disangka, Bepe sebenarnya sudah sejak lama tak mau dikomentari soal postingan Instagram.

“‘Kenapa sih komentar di Instagramnya ditutup?’ Dan jawaban saya adalah, ‘Saya tidak ingin memfasilitasi kebencian’,” kata Bepe dalam tulisan di situs resmi miliknya, 2019 lalu.

Bepe mengakui kalau selama ini ia kerap menghadapi netizen yang caper dan kerap melontarkan sindiran. Ia menyindirnya sebagai orang-orang yang sakit.

“Mereka yang rela memperbanyak dosa dengan mencaci orang lain (biasanya publik figure), hanya untuk mendapatkan perhatian (balasan). Mereka ini orang-orang yang sakit, dan yang model begini ini berserakan di mana-mana,” lanjutnya.

Meski begitu, Bepe mengaku kalau ia masih terbuka menerima kritik dari siapapun. Ia bahkan mempersilakan jika followers mengkritiknya via email agar lebih manusiawi dan menghindari konflik antar netizen.

“Kalau ada followers saya yang ingin mengkritik, atau berkomentar kan bisa melalui fitur email yang tersedia di akun Instagram atau Twitter saya, sehingga mengurangi potensi terjadinya gesekan. Di sini saya menawarkan solusi yang lebih baik, dan lebih mengena. Kirimkan saja kritik Anda sekejam apapun langsung ke email saya,” serunya.

Bepe mengaku semua email yang masuk pasti akan ia baca. Hanya saja, ia tak menjanjikan akan membalas semuanya karena keterbatasan waktu.

“Pasti saya baca. Mengenai dibalas atau tidak itu tergantung situasi dan urgensinya bagaimana,” seru Bepe. “Kemudian, apa dan bagaimanapun kritik yang Anda sampaikan tidak akan membuat Anda memiliki masalah dengan followers saya, karena mereka kan tidak tahu dan melihat kritik Anda.”