Kebanyakan Menangis, Pengantin Perempuan Meninggal saat Prosesi Pernikahan

Kebanyakan Menangis, Pengantin Perempuan Meninggal saat Prosesi Pernikahan (1)

Liputan.co – Seorang perempuan yang kebanyakan menangis di pernikahan baru-baru ini menuai sorotan publik. Sebab, perempuan tersebut tiba-tiba saja meninggal dunia di tengah pernikahannya.

Sebelumnya diketahui, buat kebanyakan orang pernikahan tentu merupakan salah satu momen yang paling bahagia dalam hidup. Namun, sebaliknya justru dirasakan oleh keluarga satu ini usai pengantin perempuannya meninggal di tengah-tengah pesta.
Mengutip dari India Times, peristiwa tersebut terjadi di Odisha, India, pada Selasa (9/3/2021). Seorang perempuan bernama Gupteswari Sahoo atau biasa disapa Rosy dilaporkan meninggal saat menangis selama melangsungkan prosesi bidaai.

Diketahui, ritual ada bidaai adalah serangkaian upacara pernikahan yang mana pengantin perempuan menampakkan rasa sedihnya karena mesti berpisah dengan keluarga untuk pindah ke rumah sang suami.
Awalnya, upacara yang dilaksanakan di distrik Sonepur itu berjalan dengan lancar. Sang pengantin perempuan terlihat sehat wal afiat selama acara berlangsung. Bahkan, dirinya tampak bersemangat akan menjadi seorang istri.
Sampai ketika selama bidaai setelah ritual pernikahan, orang tua datang untuk mengantarkannya ke mertua, Rosy tak kuasa menahan air matanya yang menetes di pipi. Bahkan, ia sampai menangis histeris dan pingsan.

Melihat reaksi Rosy, anggota keluarganya lantas berusaha membangunkan perempuan tersebut. Namun, meski sudah dicoba sekuat tenaga, Rosy tetap bergeming, tak menunjukkan tanda-tanda bergerak.
Segera, Rosy pun dilarikan ke puskesmas terdekat, yakni di Dunguripali. Betapa terkejutnya para keluarga dan hadirin ketika dokter di puskesmas tersebut menyatakan bahwa Rosy telah meninggal dunia.
Setelah diperiksa, ternyata penyebab tewasnya perempuan yang sedang melangsungkan pernikahan tersebut adalah serangan jantung saat dia menangis selama prosesi bidaai. Jenazah Rosy kemudian dikembalikan setelah dilakukan autopsi.

Mengungkap kisah yang kini viral tersebut, sang paman menyebut Rosy kala itu memang dalam keadaan tertekan, ayahnya juga baru meninggal beberapa bulan lalu. Hal itulah yang diduga jadi sebab, pada prosesi bidaai, perempuan asal India itu tak kuasa menahan tangis hingga tak sadarkan diri.