Kecewa Kesetiaannya Melayani Tak Diakui, Staf Kerajaann Inggris Tuding Istri Pangeran Berbohong?

Bookies slash odds on Meghan Markle having a second baby next year after being 'inundated' with bets

Liputan.co – Imbas pengunduran diri Pangeran Harry dan Meghan Markle dari kerajaan Inggris kini masih terus berlanjut.

Pasca satu tahun mundurnya Pangeran Harry dan Meghan markle dari kerajaan Inggris, kini perlahan demi perlahan kebobrokan kerajaan Inggris mulai diungkap Meghan Markle beserta suaminya, Pangeran Harry.

Yang mengejutkan, dalam wawancara bersama Oprah Winfrey, Pangeran Harry dan Meghan Markle tak sungkan mengatakan bila mereka berdua telah diperlakukan secara tak adil.

Pangeran Harry dan Meghan Markle pun mengaku kecewa karena tak pernah dianggap ada dan tak pernah dilibatkan dalam acara kerajaan Inggris.

Kini, setelah pernyataannya menjadi kontroversi, giliran staf kerajaan Inggris buka suara terhadap pernyataan tersebut.

Staf kerajaan Inggris mengaku tak terima dengan ucapan yang dilontarkan Meghan Markle dan juga Pangeran Harry.

Staf kerajaan Inggris itu bahkan menuturkan Meghan Markle telah mendapat pelayanan paling spesial lantaran diberi serangkaian staf paling senior Ratu sebagai ‘mentor’ untuk membantunya menyesuaikan diri.

“Sangat tidak jujur untuk membuat generalisasi yang begitu luas,” kata salah satu sumber dari kerajaan Inggris seperti dikutip dari Daily Mail pada 11 Maret 2021.

Tak hanya itu, Meghan Markle juga diberikan perlakuan khusus untuk memilih sendiri 15 staf kantor untuk membantunya mengurus urusan kerajaan.

“Ada tim brilian yang terdiri dari pembantu yang sangat berpengalaman dan setia untuk membantu mereka. Sayangnya, Meghan Markle dan Harry tidak mau mendengarkan siapa pun. Dan itu adalah kebenaran yang jujur,” ujar sumber dari kerajaan Inggris.

Disisi lain, sang Ratu bahkan diketahui telah secara pribadi membujuk mantan wakil sekretaris pribadinya Samantha Cohen untuk tetap tinggal demi Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Ratu Elizabeth juga meminta mantan wakil sekretarisnya untuk menavigasi Meghan Markle mempersiapkannya kehidupannya di kerajaan Inggris.

“Ratu memberinya Sam, tangannya yang paling tepercaya, tangannya yang paling aman,” kata seorang sumber menambahkan.