Kerajaan Inggris Melarang Meghan Markle dan Ibunya Pergi ke Kedai Kopi

The Palace Wouldn't Let Meghan and Her Mom Go Out For Coffee

Liputan.co – Setelah resmi menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris pada tahun 2018, kehidupan Meghan Markle berubah hampir 180 derajat. Bergelar Duchess of Sussex membuatnya tak bisa leluasa dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Dalam sesi wawancara dengan Oprah Winfrey, Meghan Markle mengungkapkan bahwa dia kini tidak bisa dengan bebas bertemu teman ataupun meninggalkan rumahnya.

Perempuan kelahiran 1981 itu juga berkata, ketika sudah menjadi bagian dari keluarga kerajaan maka secara otomatis dirinya sudah diisolasi dan dijaga oleh The Firm; sebutan untuk keseluruhan anggota kerajaan.

Mengutip Delish, fakta mengejutkan lainnya mengenai isolasi ketat yang dialami oleh Meghan juga berdampak pada ibunya, Doria Ragland. Baik Meghan maupun Doria, tidak diizinkan untuk sekedar pergi keluar dan membeli kopi.

Omid Scobie, editor Kerajaan Inggris untuk majalah Harper’s Bazaar ikut memberikan beberapa pernyataan mengenai peraturan tersebut. “Ibunya, Doria sangat terkejut saat kunjungannya musim panas 2019 lalu ke Frogmore Cottage. Dirinya serta putrinya itu dilarang pergi ke kedai kopi di kota Windsor,” tuturnya.

Terkini Pangeran Harry dan Meghan Markle Resmi Keluar dari Kerajaan Inggris, Istana: Semua Sedih - Tribun Bali

Padahal menurut Scobie, menyempatkan waktu untuk pergi makan siang bersama teman-temannya bisa untuk sesaat menghibur diri Meghan, tapi tetap saja hanya untuk sekadar bertemu dengan orang yang dikenalnya. Apabila Meghan ingin mengikuti kegiatan sosial, maka terpaksa anggota kerajaan lain harus menolak.

Bagi perempuan yang juga merupakan mantan aktris Amerika itu, kehidupan di Istana sudah membuatnya hidup dalam kesepian. Pada Winfrey, Meghan menceritakan berbagai permasalahan yang dilalui sejak dia diakui sebagai seorang bangsawan.

Dirinya menganggap rasisme yang dialaminya, serta dukungan yang kurang padanya oleh anggota Istana sudah cukup menyiksa. Dia juga tidak bisa leluasa pergi makan bersama teman-teman karena merasa akan terlalu banyak media yang meliput kegiatan itu.

“Saya ada dimana-mana, tapi saya tidak bisa kemana-mana,” ungkap Meghan. Berbagi gambaran mengenai keseharian di Istana sangat sulit baginya, karena bagaimanapun saat ini tidak ada satupun yang paham akan kondisinya. Secara langsung dia menegaskan kalau hidupnya tidak mau merasa lebih kesepian daripada ini.