Keren, Rumah Berusia 139 Tahun Pindah Lokasi ‘Dibonceng’ Truk, Biayanya Rp 5,6 M

Keren, Rumah Berusia 139 Tahun Pindah Lokasi 'Dibonceng' Truk, Biayanya Rp 5,6 M (1)

San Francisco – Sebuah rumah dua lantai bergaya Victoria Inggris berusia 139 tahun di 807 Franklin St. di San Francisco, Amerika Serikat (AS) dipindahkan ke lingkungan yang baru. Rumah yang dikenal dengan Englander House ini dipindahkan dari alamat aslinya di 807 Franklin St ke 635 Fulton St pada Minggu (21/2).

Dilansir SF Gate, rumah berwarna hijau yang memudar dengan jendela besar dan pintu depan berwarna cokelat itu tampak diangkut oleh sebuah truk besar, dan dipindahkan ke lokasi yang berjarak tujuh blok dari lokasi sebelumnya.

Proses pemindahan itu menjadi sebuah pertunjukan unik yang menarik perhatian warga. Penonton yang terpesona melihat aksi tersebut rela berkerumun untuk menyaksikan truk yang menarik rumah bersejarah itu melalui jalan-jalan kota.
β€œItu merupakan salah satu kegembiraan terbesar yang pernah saya alami dalam 10 tahun. Bagaimana jika jatuh?” ujar salah satu penonton, Camilla Blomqvist, kepada San Francisco Chronicle.
Menurut laporan SF Gate, rumah itu sengaja dipindahkan untuk melakukan pembangunan. Nantinya, rumah tua itu akan digabungkan dengan ruang mayat tua yang terletak di sampingnya.

Sejumlah renovasi akan dilakukan untuk membuat properti itu menjadi gedung apartemen 17 unit. Sementara di atas tanah tempat rumah itu sebelumnya berada akan dibangun apartemen 47 unit.

Komunitas sejarah mengatakan ini adalah pertama kalinya sejak tahun 1974 ada rumah bergaya Victoria yang dipindahkan di San Francisco. Rumah dengan enam kamar tidur dan tiga kamar mandi ini masih memiliki kayu asli, serta rangka besi dari abad ke-19.
Pemindahan rumah bukanlah tugas yang mudah. Kabel listrik, meteran parkir, dan lampu jalan dilepas saat proses berlangsung. Rute lalu lintas juga harus diubah.
Bahkan, menurut laporan Chronicle, untuk memindahkan rumah tersebut, seorang broker di San Fransisco harus membayar sekitar 400.000 dolar AS atau setara Rp 5,6 miliar. Wah, hebat, ya!