Luhut Ingatkan Pejabat Negara: Jangan Sombong, Posisi Hanya Sementara

Kesal Demo UU Cipta Kerja, Luhut Binsar Panjaitan: Anda Membuat Kesalahan – FAJAR

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan arahan dalam pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri ‘Eksotisme Lombok’. Dia meminta para pejabat publik untuk membeli produk-produk UMKM.

Dalam sambutannya secara virtual, Luhut juga menyebut agar jangan menjadi pejabat yang sombong sebab posisi yang diemban hanya sementara. Pejabat seharusnya bisa bekerja dengan baik dan tulus.
“‘Saya titip kepada semua para pejabat, mari giat bekerja dengan hati. Jangan kita merasa sombong dan hebat sebab kita berada di posisi ini hanya sementara,” kata Luhut, Rabu (3/3).

Menurut Luhut, menjadi pejabat publik artinya harus bekerja dengan sungguh-sungguh agar bisa memberikan kontribusi nyata untuk rakyat. Dia ingin para pejabat publik saling mengingatkan satu sama lain nilai luhur tersebut.

Selain itu, Luhut juga menyentil masih banyak pejabat publik yang masih mengabaikan arahan pemerintah untuk menggunakan produk dalam negeri. Padahal arahan itu sudah diatur dalam program Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan.

“Tapi masih banyak pejabat kita yang mengabaikan aturan yang sudah ada bahwa harus gunakan produk-produk dalam negeri selama itu dibuat di dalam negeri dan sudah masuk dalam LKPP,” ujarnya.

Kata dia, belanja modal yang diberikan negara melalui APBN selama ini sekitar Rp 1.200 triliun. Jika setengahnya saja dibelanjakan ke produk UMKM, bisa membuka jutaan lapangan pekerjaan untuk rakyat.

Dia menuturkan, produk UMKM Indonesia sangat diminati oleh pasar mancanegara. Karena itu harus terus dipertahankan dan dikembangkan agar punya nilai tambah yang perlu dukungan agar semua pihak tanpa mementingkan ego sektoral masing-masing.

“Tetaplah kita semua bekerja sama. Kesampingkan ego sektoral, jangan merasa ini hanya bagiannya ini bagian kita. Kita harus selesaikan dengan gotong-royong untuk sebuah hasil yang optimal,” ucapnya.