‘Masya Allah! Ganteng, Seperti Senyum’ Cerita Penggali Kubur Terakhir Lihat Wajah Syekh Ali Jaber

Banyak yang bersaksi merasa kagum melihat wajah Syekh Ali Jaber saat meninggal dunia.
Aa Gym bahkan tak mampu menahan tangis ketika meihat Syekh Ali Jaber meninggal dalam kondisi wajah tersenyum dan bersih.

Hal serupa juga diungkap oleh penggali makam Syekh Ali Jaber yang bernama Amin (53).Amin mengaku melihat sendiri proses penguburan Syekh Ali Jaber.

Ia pun bersaksi jika jenazah Syekh Ali Jaber tersenyum.

“Jenazah Syekh Ali Jaber tersenyum,” kata Amin.
“Alhamdulillah wajahnya lebih ganteng, kayak yang dulu-dulu,” tambahnya.

Amin mengaku diminta oleh Ustaz Yusuf Mansur untuk menggali kubur dari Syekh Ali Jaber.
Diberitakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021), pada pukul 08.30 WIB.

Aa Gym merasa sangat sedih dengan meninggalnya pendakawah asal Madinah tersebut.
Sambil menangis, dirinya pun menceritakan kondisi jenazah Syekh Ali Jaber.

“Alhamdulillah Aa jadi saksi wajahnya bersih dan tersenyum,” ungkapnya seperti pada tayangan TribunVideo.com.
“Demi Allah wajahnya bersih dan tersenyum.”

Aa Gym pun mengatakan hanya beda satu hari dirinya dengan Syekh Ali Jaber saat dinyatakan positif Covid-19.
“Tapi beliau lebih dirindukan Allah,” lanjutnya.

Aa Gym pun berdoa dan berharap wafatnya Syekh Ali Jaber adalah wafat yang mulia.
Dirinya pun juga mendoakan keluarga serta keturunan yang ditinggalkannya, dan meminta agar masyarakat mengambil hikmah dari kebaikan Syekh Ali Jaber.

Kronologi Syekh Ali Jaber Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021), pada pukul 08.30 WIB.
Seperti diketahui sebelumnya, pada 29 Desember 2020 Syekh Ali Jaber sempat mengumumkan dirinya positif Covid-19.
Pengumuman tersebut disiarkan melalui IGTV @yayasan.syekhalijaber.

Dalam video tersebut, Syekh Ali Jaber tampak sedang berbaring dan mengenakan alat bantu pernapasan.
“Alhamdulillah inalilah subhanallah. Enggak menyangka. Padahal sudah sering swab berkali-kali dan (hasilnya) selalu negatif,” ujar Syekh Ali Jaber.

Dalam video tersebut, pihaknya tidak menyangka akan dinyatakan positif Covid-19.
Dirinya pun merasakan gejala-gejala umum positif Covid-19, yakni panas (demam) dan batuk.
Syekh Ali Jaber juga merasakan sesak napas.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jarang bertemu dengan orang, kalaupun adanya pertemuan dirinya selalu menerapkan protokol kesehatan, juga menghindari kerumunan.

“Tapi subhanallah kalau sudah qadarullah wa hadhr la Yuni Minal qadar, Kalau sudah ditakdirkan oleh Allah pasti datang ujian,” tuturnya.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber hanya menjalani perawatan isolasi mandiri.

Namun, pada akhirnya dirinya harus menjalani perawatan intensif di ICU rumah sakit.
Beberapa waktu kemudian, akun Instagram @yayasan.syekhalijaber sempat mengabarkan terkait kondisi Syekh Ali Jaber yang dinyatakan telah membaik.

Hingga akhirnya Syekh Ali Jaber dinyatakan meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021).

Cholidi Asadil Alam Unggah Foto Fenomena Langka saat Syekh Ali Jaber Meninggal Kepergian Syekh Ali Jaber meninggalkan banyak duka bagi orang-orang yang ditinggalkan.

Tak hanya keluarga, masyarakat umum juga merasa kehilangan begitu besar atas berpulangnya sang ulama.
Banyak artis dan public figure yang mengungkap duka cita mereka melalui media sosial.
Satu di antaranya adalah Cholidi Asadil Alama.

Aktor bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini turut merasa sedih ketika mendapat kabar Syekh Ali Jaber meninggal.
Namun, Cholidi Asadil Alama merasa takjub lantaran menemukan fenomena langka yang mengiringi kepergian sang Syekh.
Sabtu 16 Agustus 2021, Cholidi menunjukkan fenomena tersebut melalui Instagramnya.

Ia merasa kagum lantaran banyak sekali orang yang merasa kehilangan dan mendoakan Syekh Ali Jaber.
Hal ini terlihat dari banyaknya status WhatsApp yang memajang foto Syekh Ali Jaber.
Bahkan hampir semua kontak memasang foto Syekh Ali Jaber.
“Fenomena kemarin saat @syekh.alijaber wafat
Masyaallah
Semua status wa, atau medsos menyampaikan kehilangan syekh ali jaber, ikut berduka dan mendoakan
.
Begitulah orang baik
.
Mari kita berlomba menjadi orang baik
Agar saat kita wafat banyak yg mendoakan,” tulis Cholidi.
Fenomena ini ternyata tak hanya dirasakan oleh Cholidi seorang.
Melalui kolom komentar, banyak netizen yang mengaku menemukan hal serupa.
“Sama.. Di wa saya rata2 pasang foto beliau..”

“Sma mas,scrol dri atas smpe bawah statusnya sma bner2 merasa kehilangan beliau.”
“Sama ustad kmarin kontak saya status nya seperti itu.”
“Samaaaa semua kontak wa sekita begitu. Saya sampe nangis berkali2.”
“Sama di semua grop jg tak terkecuali group.sekolah.”
Di unggahan selanjutnya, Cholidi memajang foto lama ketika ia berpose bersama Syekh Ali Jaber.
Ia mengenang kepribadian Syekh Ali Jaber yang menurutnya merupakan sosok hangat dan rendah hati.
“Foto dgn @syekh.alijaber ( tahun 2016 )
Syekh ali sangat hangat sikapnya, ketika berbicara maupun ketika disapa melalui Whatsaapp
Beliau selalu membuka percapakan
: ” Apa Kabar Saudaraku “?
.
Diujung percakapan beliau sering menulis :
Kita saling menyayangi karena ALLAH SWT, moga kelak kita bisa berkumpul bersama di surganya ALLAH SWT.
.
MasyaALLAH, kita semua sangat kehilangan beliau
.
Beliau bukan Orang Indonesia tapi Cinta Banget dengan Indonesia.
.
Beliau memilih Dakwah di Indonesia,
MasyaALLAH
dan Beliau di cintai masyarakat Indonesia dari semua pihak dan kalangan.
.
Setiap doa nya selalu mengucapkan Doa tuk Indonesia, tuk seluruh masyarakat Indonesia.
.
Syekh Ali Jaber Selalu berdoa untuk Kedamaian Indonesia
Fenomena kemarin saat kabar Syekh Ali wafat,
seluruh pihak ikut kehilangan dgn posting bela sungkawa atas wafatnya Syekh Ali di status Wa, Medsos dll
Adalah bentuk beliau tidak punya musuh,
seluruh pihak bahkan dari non muslim pun turut sedih dan berduka, turut kehilangan
.
Ceramah beliau selalu membawa kedamaian tuk seluruh masyarakat, bukan hanya untuk masyarakat muslim saja namun seluruhnya
MasyaALLAH
.
Mari kita ambil ibroh syekh ali, agar senantiasa kita berlomba dalam kebaikan
.
ALLAHU YUBARIK FIK,” pungkas Cholidi.