Mati Lampu Saat Nonton Sinetron Ikatan Cinta, Warga Geruduk Rumah Kades

6 views

Alasan Psikologis Orang Suka Sinetron seperti Ikatan Cinta

Liputan.co – Kesal mati lampu saat nonton sinetron Ikatan Cinta, Warga di Desa Pandak geruduk kades. Hal itu pun membuah heboh aparat desa terkait.

Ternyata tak hanya itu ibu-ibu geruduk kades, mereka juga turut mengajak suami untuk protes kepada sang Kades. Tujuannya tentu saja agar listrik segera menyala.

Pasalnya, mereka tak terima ketika mati lampu saat jam tayang sinetron Ikatan Cinta dimulai.

Peristiwa warga geruduk kades itu terjadi di Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Bisa ketinggalan satu episode Ikatan Cinta kalau listrik tidak cepat menyala. Kemarin saja sudah ketinggalan, masa mau tidak nonton lagi,” ujar Kades Pandak Abbas Wahyudi menirukan protes salah satu warga, Jumat (12/3/2021) dikutip dari Terkini.id — Jaringan Suara.com.

Abbas memaparkan, awalnya sejumlah ibu-ibu dan remaja sewot karena listrik tidak nyala. Tidak lama berselang, muncul bapak-bapak ikut memprotes karena rupanya disuruh oleh istrinya.

Menurutnya, keadaan semakin ‘kisruh’ menjelang detik-detik Ikatan Cinta mulai sedangkan pihak PLN masih bekerja keras membenahi listrik putus di area Mapolsek.

“Sabar nggih ibu-ibu pecinta Ikatan Cinta. PLN sedang melakukan perbaikan. Sekedap malih,” tulis Abbas dalam story WhatsApp-nya.

Abbas pun sekian menit sekali melakukan update status yang berisi informasi terkait perkembangan penanganan PLN guna menenangkan warga.
“Agar lebih mudah, pasang status story WhatsApp, langsung dibaca warga. Mengabarkan dalam berapa menit lagi perkiraan listrik menyala dan lainnya. Pokoknya update terus sampai listrik hidup,” ungkapnya.

Kades yang digeruduk karena listrik padam jelang Ikatan Cinta tersebut juga membuat story WhatsApp ditujukan untuk PLN, berbunyi “PLN.. Aja mati maning lampune nggih. Niki ibu-ibu pecinta sinetron Ikatan Cinta dadi rame (PLN jangan mati listrik ya. Ini ibu-ibu pecinta sinetron Ikatan Cinta jadi ramai — RED)”.