Mushala di Lokasi Wisata di Aceh Dibakar Orang Tak Dikenal

Polda Aceh Bantah Soal Pembakaran Masjid di Bireun | Republika Online

Aceh – Sebuah gubuk atau fasilitas yang digunakan sebagai tempat ibadah (musala), di lokasi wisata Danau Laot Bhee, Aceh Jaya, diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK).

Kapolsek Panga Mapolres Aceh Jaya, Iptu Syamsul, membenarkan adanya aksi pembakaran yang dilakukan OTK terhadap dua unit bangunan di Desa Gunong Buloh, Kecamatan Panga, yaitu musala dan gubuk yang bermaterialkan kayu.

Kata Syamsul, menurut keterangan dari salah seorang warga bernama Maimun, pembakaran musala dan satu unit gubuk di lokasi wisata Danau Laot Bhee, Desa Gunong Buloh dilakukan pada Selasa (23/2). Bangunan itu berada di wilayah sengketa perbatasan antara Desa Gunong Buloh Kecamatan Panga dengan Desa Seuneubok Padang dan Desa Kubu, Kecamatan Teunom.
“Diduga sengaja dibakar oleh OTK,” kata Syamsul saat dikonfirmasi, Rabu (24/2).

Syamsul mengatakan, Maimun meminta polisi mengusut dan mengungkap ke ke publik siapa pelaku dan motifnya.
“Sumber juga meminta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku, apalagi musala itu baru saja siap dibangun, dan Musala itu untuk beribadah bagi setiap muslim yang mengunjungi destinasi wisata Laot Bhee,” tuturnya.

Sementara itu, menurut keterangan warga lainnya bernama Amin yang merupakan Kepala Desa Gunong Buloh, sebut Syamsul, peristiwa pembakaran itu diperkirakan sudah terjadi sejak 2 hingga 4 hari yang lalu. Namun, Amin baru mengetahui Rabu (24/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB dari pengelola tempat wisata Laot Bhee.
“Selain membakar musala yang berada di tempat wisata Laot Bhee, OTK juga membakar satu buah gubuk milik Herman yang berada tidak jauh dari musala,” katanya.

Usai kepala desa tersebut menerima informasi dari masyarakat, kata Syamsul, ia langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Panga agar dapat diusut dan diketahui siapa pembakar tersebut.
Berdasarkan informasi dari Amin, musala yang terbakar itu merupakan bantuan dari Bupati Aceh Jaya. Tujuannya, agar masyarakat yang berkunjung ke Laot Bhee dapat melaksanakan ibadah.
Berkaitan dengan kasus pembakaran itu, kata Syamsul, pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan kasus tersebut.

“Sekarang sudah ditangani dan didalami oleh Polsek Panga. Untuk perkembangan selanjutnya, akan terus dimonitor dan dilaporkan,” pungkas Syamsul.