Ngeluh Lelah LDR, Wanita Ini Diizinkan Suami Sewa Pria Lain untuk Dipeluk

Ngeluh Lelah LDR, Wanita Ini Diizinkan Suami Sewa Pria Lain untuk Dipeluk (1)

Liputan.co – Seorang istri bernama Saskia menyewa pria hanya untuk dipeluk selama menjalani hubungan jarak jauh alias LDR dengan suami. Anehnya, ide tersebut sudah mendapat izin dari sang suami yang memperbolehkan istrinya menyewa lelaki lain.

Mengutip Lad Bible, suami bernama Arthur di New York, Amerika Serikat, ini melakukan hal yang hampir tidak bisa diterima semua pria karena dianggap merupakan ide gila. Pasalnya, ia memperbolehkan sang istri menyewa lelaki lain untuk dipeluk selama mereka menjalani hubungan LDR.

Namun, bagi Arthur dan Saskia, hal tersebut bukanlah suatu hal kegilaan. Bagi mereka itu merupakan sebuah bentuk cinta kepada pasangan agar tidak merasakan kesepian saat terpisah jarak.
“Banyak orang akan berpikir aneh bahwa saya mengakses layanan pelukan karena saya sudah menikah. Tapi persetan dengan itu, saya tidak terlalu peduli apa yang orang lain pikirkan. Saya cinta kasih sayang dan saya suka bagaimana perasaan itu membuat tubuh saya nyaman,” ucap Saskia seperti dikutip dari Lad Bible.

Dalam pengakuannya, Saskia menggunakan sebuah aplikasi bernama Cuddlist yang membantunya menyewa orang untuk memeluk dirinya. Dipisahkan dari suami akibat pekerjaan membuat perempuan yang satu ini membutuhkan sentuhan nyata selama menjalani LDR dengan suaminya.

Ia mengaku menyewa orang senilai 80 dolar atau sekitar Rp1,1 juta per jam hanya untuk memeluk dirinya. Disebutkan, hal itu ia lakukan hanya untuk membuatnya nyaman dan menjaga rumah tangga mereka agar tidak retak atau membosankan.
Di satu sisi, Arthur mengaku tidak mempersoalkan hal itu. Menurutnya, istrinya membutuhkan sentuhan nyata meski harus dengan menyewa orang. Tak cemburu, ia mengaku malah merasa paling bersalah jika tidak mengizinkan istrinya melakukan hal tersebut.

“Saskia dan aku memiliki hubungan monogami tapi aku tidak merasa berpelukan melanggar integritas itu. Saskia harus merasakan sentuhan nyata dan dia sangat nyaman berada di sekitar orang lain dan dia juga sangat penyayang. Saat kita bersama, kita berpelukan sepanjang waktu sehingga aku bisa mengerti mengapa dia membutuhkan aplikasi itu,” ucap Arthur.

Tidak ada kecemburuan dan saling mendukung demi kelangsungan rumah tangga mereka. Arthur mengaku percaya bahwa cinta mereka tidak akan hilang hanya karena aplikasi Cuddlist tersebut. Sama dengan sang suami, Saskia juga percaya hal yang ia lakukan tidak melanggar janji pernikahan mereka.
“Saya akan merekomendasikan setiap orang untuk berpelukan karena itu membuat Anda merasa seperti manusia. Saya tidak melanggar perjanjian dengan suami saya, saya tidak melanggar hukum, saya hanya memiliki sesuatu yang sangat enak dan hebat,” jelasnya.