Oknum Lurah di Bekasi Diduga Lakukan Tindakan Asusila ke Penjaga Warung

3 views

Oknum Lurah di Bekasi Diduga Cabuli Penjaga Warung: Ruangan Dikunci Ketika Korban Antar Teh Manis - Halaman 4 - Tribun Jakarta

Bekasi – Oknum lurah di salah satu kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi berinisial RJ dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota karena diduga melakukan tindakan asusila. Hal itu dibenarkan Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari.

Erna mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai hal tersebut. Saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan.

“Iya ada (laporan), masih dalam penyelidikan, masih periksa saksi-saksi,” kata Erna saat dihubungi SuaraBekaci.id, Senin (1/2/2021).

Dalam laporan kepolisian bernomor LP/2785/K/XII/2020/SPKT/Restro Bekasi Kota disampaikan kronologis peristiwa yang terjadi pada 8 Desember 2020.
Disampaikan bahawa seorang perempuan berinisial ER yang merupakan pedagang tengah mengantar es teh manis, pesanan pelaku. Korban sehari-hari merupakan pedagang di warung yang berada tepat di sebelah kelurahan tersebut.

Saat masuk ke dalam kator kelurahan, RJ langsung mendekatinya dan memegang bagian tubuh ER sambil memesan es teh manis. Lalu, ER kembali ke ruangan RJ untuk mengantar es teh manis. Saat itu, ruangan tersebut kosong.

Saat hendak keluar dari kantor lurah tersebut, ER tidak tidak bisa membuka pintu. Lalu, RJ memintanya untuk duduk di sebelahnya. ER langsung menolak permintaan RJ. Kemudian, RJ memegang tangan ER dan digesekkan ke arah alat kemaluannya.

Korban merasa tidak tenang dan berupaya keluar namun pintu terkunci. Kemudian, RJ meraba bagian dada dan bokong korban dari arah belakang.

ER terus mendesak untuk keluar dari ruangan tersebut. Akhirnya, RJ meminta stafnya untuk membukakan pintu.
SuaraBekaci.id berupaya mengkonfirmasi hal tersebut dengan mendatangi kantor kelurahan lokasi kejadian pada Senin (1/3/2021). Namun, RJ disebut tidak berada di lokasi.

Pun demikian ketika dihubungi pada Selasa (2/3/2021). Nomor ponsel RJ yang diperoleh dari pihak kelurahan setempat tidak merespon pesan singkat dan telepon ketika dihubungi.