Pemakaman Jenazah Covid-19 di Tengah Banjir di Pekalongan Viral di Medsos

Pekalongan – Pemakaman jenazah pasien Covid-19 di tengah kondisi banjir di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, viral di media sosial Instagram @pekalonganinfo.

Berdasarkan akun Instagram @pekalonganinfo terlihat beberapa warga sedang melakukan sholat jenazah di tengah banjir.

Postingan yang diberi judul ‘A picture describes thousands words’ ini, bertuliskan:

“Pemakaman protokol COVID-19 di tengah bencana banjir, Desa Depok, Kec. Siwalan, Kab. Pekalongan. Semoga bencana banjir segera surut dan semoga pandemi segera berakhir. Mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta cuci tangan pakai sabun’ via Pusksiwalan,”

Kepala Puskesmas Siwalan Suwondo membenarkan adanya pemakaman jenazah pasien Covid-19 dilakukan di tengah banjir.

“Peristiwanya itu pada hari Kamis (18/2/2021),” ujar Suwondo dikutip dari Tribunjateng.com, Jumat (19/2/2021).

Dikatakan Suwondo, petugas pemulasaran memakamkan jenazah pasien Covid-19 dengan protokol kesehatan di Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

“Pasien itu kiriman dari RSUD Kraton,” kata Suwondo.

Ia menambahkan, petugas harus menyedot air yang menggenangi liang lahat menggunakan mesin pompa.

“Alhamdulillah, pemakaman berjalan lancar dengan dibantu pompa air. Walaupun di lokasi terkendala dengan banjir,” imbuhnya.

Suwondo menjelaskan, sebelum dilakukan pemakaman, petugas dan keluarga pasien sholat jenazah dengan kondisi peti jenazah masih di dalam mobil ambulans.

“Sebetulnya pemakaman seperti itu kurang memenuhi syarat, harusnya di tempat ketinggian. Jadi bagaimana lagi, mengingat kondisinya banjir,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, di Kabupaten Pekalongan memang tidak ada TPU khusus pasien Covid-19.

Apabila ada warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dunia, kata dia, pemakaman jenazah diserahkan ke desa masing-masing.

“Dulu di wilayah Desa Mejasem juga pernah petugas melakukan pemakaman yang serupa dan kondisinya banjir. Jadi dua kali kejadian ini. Tapi, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” pungkasnya.