Pemuda di Brebes Dikeroyok hingga Meninggal, Diduga karena Masalah Jual Beli Motor

Pemuda di Brebes Dikeroyok hingga Tewas, Diduga karena Masalah Jual Beli Motor (1)

Liputan.co – Aksi pengeroyokan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Korban bernama Asep meninggal dunia akibat luka hantaman benda tumpul.

Kasus pengeroyokan itu diduga dilakukan oleh beberapa teman korban sendiri. Diduga, persoalan jual beli sepeda motor menjadi awal mula perselisihan di antara mereka.
Informasi yang dihimpun PanturaPost menyebutkan, korban Asep yang merupakan warga Pabedilan Ciledug Jawa Barat, diminta tolong oleh pelaku bernama Hendro untuk menjualkan sepeda motornya. Setelah terjual, Asep diduga telah menilap uang tersebut.

Hendro pun terus berupaya menghubungi Asep untuk meminta pertanggungjawaban. Setelah beberapa saat berkomunikasi, Asep bersedia bertemu Hendro di SPBU yang berada di Banjarharjo, Jumat (19/3) kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Saat itu, Hendro datang ke SPBU bersama lima teman lainya. Adu mulut pun antara mereka tak dapat dihindarkan. Hendro dan temanya memukuli Asep hingga tak sadarkan diri.

Warga yang melihat Asep tergeletak kemudian membawanya ke RS Dera Asyifa Banjarharjo. Nahas, beberapa jam berselang nyawa Asep tak tertolong lantaran luka parah di kepala.
Kapolsek Banjarharjo Iptu Teguh Iswanto mengatakan, setelah mendapat laporan malam itu juga, pihaknya melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Termasuk mengejar para pelaku.
Pada Sabtu (20/4/2021) malam, tim Unit Reskrim Polsek Banjarharjo berhasil mengamankan tiga pelaku penganiayaan. Mereka ditangkap di sebuah rumah di Desa Penanggapan, Banjarharjo.

“Tak sampai 24 jam, petugas pun berhasil membekuk 3 pelaku penganiayaan. Malam ini kami masih memburu tiga pelaku lainnya,” kata Teguh Iswanto.
Beberapa barang bukti seperti pakaian korban dan beberapa barang lainya juga sudah diamankan petugas. (*)