Pengakuan Tersangka Muncikari Prostitusi Online: Tarifnya Rp 3 Juta

Polisi Bongkar Prostitusi Online Bertarif 10 Juta Sekali Kencan | Onlinenews.id
/Ilustrasi

Liputan.co – Salah satu muncikari yang diamankan oleh Polresta Pontianak dalam kasus prostitusi online yang melibatkan anak, berinisial MT, mengaku mematok harga Rp 3 juta untuk jasa layanan seksual.
Kepada wartawan, MT mengatakan, ia bertugas dalam memberikan informasi kepada teman-temannya, jika ada tamu yang mencari jasa layanan seksual.

Sebelumnya, Polresta Pontianak mengamankan 8 orang yang terlibat dalam kasus prostitusi anak di bawah umur, di antaranya penjual, dan pemakai. Sedangkan korban sendiri berusia 16 tahun.
“Saya bertugas memberi informasi. Biasanya kasi informasi ke dia (korban) saja, karena dia sudah lama jual. Dari umur 14 tahun. Sekarang dia umur 16 tahun,” jelas MT, Rabu, 2 Maret 2021.
MT mengaku, untuk korban yang berusia 16 tahun ini, dipatok dengan harga Rp 3 juta. “Kalau yang ini tadi dia minta carikan untuk Rp 3 juta,” ucapnya.

Polisi juga menampikan barang bukti 16 foto perempuan, yang diduga orang yang akan dijual.
“Ada 16 foto, bisa juga dapat foto dari teman lain. Kalau ada yang minta carikan, terus saya kasi informasi ke teman,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengungkapkan, 8 orang yang diamankan tersebut, di antaranya 3 orang laki-laki, dan 5 orang perempuan.
“Dari 8 orang yang diamankan ini, 7 orang dewasa, dan 1 di bawah umur. Mereka ada yang pembeli, dan yang mengeksploitasi,” imbuhnya.