Potret Rumah Abu Jahal Manusia Jahat Musuh Nabi Muhammad SAW, Kini Dijadikan Toilet

 Potret Rumah Abu Jahal Manusia Jahat Musuh Nabi Muhammad SAW, Kini Dijadikan Toilet. Youtube/©2021 Merdeka.com

Liputan.co – Dalam kisah dan sejarah Islam, Abu Jahal atau Amr bin Hisyam merupakan seorang pemimpin penduduk Mekkah dan terkenal akan permusuhannya kepada kaum Muslimin. Namun ia memiliki anak bernama Ikrimah yang memeluk agama Islam dan diyakini oleh umat Islam sebagai seorang syuhada.

Beberapa waktu lalu seorang pria, membagikan saat dirinya sedang mengunjungi Tanah Suci Mekkah dan memperlihatkan bekas rumah Abu Jahal, manusia jahat musuh Nabi Muhammad SAW. Saat ini bekas rumah peninggalannya telah dialih fungsikan menjadi toilet.

Penasaran seperti apa penampakannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Dekat dengan Rumah Nabi Muhammad SAW Dilahirkan

Rumah Abu Jahal ternyata berlokasi tidak jauh dari rumah tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Hanya membutuhkan beberapa langkah saja dari rumah Rasul dilahirkan, sudah nampak bekas rumah peninggalan seorang Abu Jahal.

“Itu tempat rumah Rasulullah dilahirkan dulu, nah jadi berdekatan dengan ini nih rumah peninggalan Abu Jahal,” jelas Abdulrohman Akam dalam saluran Youtube-nya.

Kini Dialihfungsikan Jadi Toilet
Usut punya usut rumah bekas peninggalan Abu Jahal yang dikenal sebagai musuh Nabi Muhammad SAW kini tengah beralih fungsi. Seperti dijelaskan oleh Abdulrohman kini rumah tersebut sudah berubah dan difungsikan menjadi toilet.

“Rumah Abu Jahal itu dialihfungsikan menjadi toilet yang teman-teman tuh. Nih toiletnya nih, coba kita masuk ke dalam, nah ini dia toiletnya ini,” ujar dia.

Ada Tempat Wudhu


Rumah Abu Jahal tersebut kini diubah menjadi sebuah toilet yang begitu besar dan luas. Di dalamnya juga sudah disediakan tempat untuk para jamaah berwudhu.

“Di sini ada tempat wudhu. Ini yah, di sini ada tulisannya, jadi ini bukan air zam-zam ya. Ini air untuk wudhu,” kata dia.

Sediakan Air untuk Diminum dalam Toilet
Selain tempat untuk berwudhu, di dalam bekas rumah peninggalan Abu Jahal tersebut juga terdapat sebuah kran yang berjajar banyak. Bukan kran biasa, namun airnya digunakan untuk diminum para jamaah yang sudah berkunjung.

“Nah kalau ini, ini untuk diminum,” kata Abdulrohman menjelaskan.