Pria Tampar Imam Masjid Risih dengan Suara Ngaji dari Pengeras Suara, Miliki Kartu RSJ

5 views

Pengakuan mengejutkan datang dari imam salat subuh di Masjid Baitul Arsy Kota Pekanbaru, Juhri Ashari Hasibuan yang ditampar saat memimpin salat oleh orang tak dikenal.

Terungkap bahwa pria yang memukul imam masjid salat subuh ternyata risih dengan suara ngaji yang ditimbulkan melalui pengeras suara.

Juhri menjelaskan saat dilakukan salat berjamaan pada rekaat kedua sedang membaca doa qunut, orang tersebut masuk.

“Dia pukul punggung saya sambil bilang ‘Pak’ sambil memukul punggung saya,” kata Juhri, Jumat (7/5/2021).
Tentu saja panggilan itu tidah direspon oleh Juhri karena sedang khusuk menjalankan salat. Setelah itu pelaku kemudian meminta dirinya untuk memperbaiki salat sambil berteriak kemudian menampar dirinya.

Seketika itu juga korban mundur ke belakang usai mendapatkan tamparan itu hingga sejurus kemudian para jemaah lainnya memukuli pelaku.

“Dia bilang ‘bisa dibetulin nggak salatnya’. Itu keras sekali suaranya, langsung ditampar sebelah kanan,” katanya.
Diketahui setelah dibawa ke kantor polisi, pelaku mengaku risih dengan suara ngaji di dalam masjid. Korban pun mengatakan kalau tidak mengendal dengan pelaku.

Pelaku Dani Ariawan atau inisial DA (41) merupakan warga Jalan Srikandi tidak jauh dari lokasi masjid. Diduga pelaku memiliki kelainan jiwa beredar juga kartu kuning pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan atas nama pelaku.

Informasi sebelumnya pelaku berdasarkan Rekaman CCTV detik-detik pemukulan pun beredar di media sosial, di mana sang imam sempat terhuyung usai mendapatkan pukulan dari pria tak dikenal itu.

Berdasarkan rekaman CCTV, tampak seorang pria mengenakan celana selutut dan memakai kaos berjalan dari barisan paling belakang langsung merangsek ke barisan paling depan.

Sumber : Indozone