Ramai Pria di Klaten Tak Mempan dengan Timah Panas Polisi, Ini Fakta Sebenarnya

Ramai Pria di Klaten Tak Mempan Ditembak Polisi, Ini Fakta Sebenarnya

Klaten – Ramai di media sosial, seorang pria tak mempan di dor polisi. Pria itu dengan lantang menantang polisi sambil membawa sebilah pedang. Sejumlah polisi berusaha menangkap pria itu.

Setelah ditelusuri, video itu merupakan proses mengamankan warga yang mengalami gangguan jiwa.
Pria bernama Agus itu mengamuk di Desa Kendungan, Pedan, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (7/3). Agus yang diketahui merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa katana (pedang samurai).

Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan Agus. Momen penangkapan itu diunggah di akun instagram resmi Uni Sabhara Polres Klaten, @sabhararesklaten.
Dari video yang diunggah, Agus yang mengenakan baju merah tampak memegang katana dan sarungnya sambil menantang polisi. Dia tahu betul polisi ingin menangkapnya.

Polisi semula berupaya melumpuhkan Agus dengan lebih dulu menjatuhkan katana. Setiap polisi memegang kayu dan bambu panjang, tapi upaya itu tak kunjung berhasil.
“Orak iso… (tidak bisa),” teriak Agus.

Polisi akhirnya memutuskan melumpuhkan Agus dengan tembakan gas air mata. Tembakan gas air mata merupakan alat dengan sejenis semprotan merica yang berefek pada pedihnya mata, lalu kulit terasa panas.

Saat Agus mulai lengah akibat efek semprotan gas air mata, polisi lalu menyergapnya.

Setelah ditangkap, Agus langsung dibawa ke RSJD Soedjarwadi. Lalu, katana yang dipakai Agus diserahkan ke Polsek Pedan.