Siap-Siap Karyawan! Maret Bakal Disuntik Vaksin Sinopharm

Vaksin Corona Diberikan Lewat Suntikan, Ini Alasannya

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi mengizinkan perusahaan atau swasta menyuntikkan vaksin Covid-19 secara mandiri. Dunia swasta menyambut hangat kebijakan yang sudah lama ditunggu-tunggu tersebut.
“Ini hal positif sesuai dengan yang disampaikan Pak Menkes, dan tentunya memang dalam hal menghadapi Covid-19 kita harus gerak sama-sama, ngga hanya Pemerintah tapi juga sama-sama dengan swasta. Saya rasa ini langkah positif untuk kepastian gotong royong,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani kepada CNBC Indonesia, Jumat (26/2/21).

Budi Gunadi baru menandatangani Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pada Rabu (24/2/2021). Lalu, kapan vaksinasi kapan dimulai?

“Maret vaksin (datang) dari Sinopharm kemudian ada proses di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia), diharapkan secepatnya bisa segera berjalan,” sebut Rosan.

Saat ini, Kadin masih terus memproses pra-vaksinasi mandiri, termasuk menunggu juknis dari pelaksanaannya. Namun, dalam aturan Permenkes baru ada beberapa aturan yang sudah tertulis. Dalam Beleid ini disebutkan disebutkan vaksinasi Gotong Royong dilakukan perusahaan bagi karyawan tanpa dipungut biaya. Perusahaan yang menanggung biaya vaksinasi.

“Karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima Vaksin Covid-19 dalam pelayanan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dipungut bayaran/gratis,” bunyi Pasal 3 Ayat (5), seperti dikutip CNBC Indonesia, Jumat (26/2/2021).

Aturan tersebut juga menyatakan vaksinasi Gotong Royong tidak dilakukan di rumah sakit milik pemerintah. Perusahaan swasta harus bekerja sama dengan rumah sakit swasta untuk melakukan vaksinasi ke karyawan.

Selain itu, jenis vaksin yang digunakan harus berbeda dengan vaksin Covid-19 yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah. Tetapi distribusi vaksin melalui PT Bio Farma (Persero).