Tambang Emas di Afghanistan Tertimbun Longsor, 14 Orang Tewas

Tambang Emas di Afghanistan Tertimbun Longsor, 14 Orang Tewas

Liputan.co – Longsoran salju menghantam tambang emas di daerah terpencil di Afghanistan yang dikuasai Taliban. Setidaknya, 14 orang tewas dalam insiden tersebut.

Kepala Departemen Bencana di Provinsi Badakhshan, Afghanistan, Farid Nektar mengatakan, upaya evakuasi tengah dilakukan.
“Kami melakukan kontak dengan penduduk setempat dan tim darurat. Sejauh ini 12 mayat telah ditemukan di bawah longsoran salju,” kata Nekfar dikutip dari AFP, Sabtu (6/3).
“Sayangnya daerah itu berada di bawah kendali pemberontak,” sambungnya. Insiden yang menewaskan belasan orang tersebut terjadi pada Kamis (4/3).

Juru bicara Gubernur Badakhshan, Nek Mohammad Nazari, mengungkapkan jumlah korban sedikit lebih banyak. Ia menyebut 15 orang telah tewas insiden tersebut.
Korban tewas di daerah terpencil Afghanistan yang dikendalikan oleh militan itu sangat sulit untuk dikonfirmasi, karena akses ke pejabat pemerintah dan badan bantuan dibatasi.

Abdul Rahman, seorang penduduk dari distrik terdekat, mengatakan dia memiliki dua anggota keluarga yang bekerja di tambang ketika longsoran salju terjadi. Keduanya tewas. Dia mengatakan setidaknya 15 dari 30 penambang tewas.
Bencana seperti longsoran salju dan banjir bandang kerap melanda daerah pegunungan Afghanistan saat salju mencair di musim semi dan musim panas. Deforestasi disebut menjadi salah satu penyebabnya.