Temui Cewek dan Nongkrong Sambil Tenggak Miras, Dua Pemuda Bekasi Dikeroyok

Temui Cewek dan Nongkrong Sambil Tenggak Miras, Dua Pemuda Bekasi Dikeroyok

Bekasi – Dua orang pemuda Bekasi jadi korban pengeroyokan di Kampung Kaum, RT 06/01, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi Timur. Mereka dilarikan ke RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Kota Bekasi setelah dikeroyok kelompok pemuda lain.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, dua orang pemuda tersebut yaitu Adit Abdul Azis (25) dan Muhammad Sholeh (21). Mereka dikeroyok usai menenggak minuman keras (miras) saat mendatangi teman perempuan di lokasi kejadian pada Minggu (28/2/2021) pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Erna, peristiwa bermula saat korban bersama 5 temannya yang sedang berada di depan RS Bella Bekasi Timur dihubungi seorang wanita bernama Liby melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Selanjutnya, korban diajak untuk nongkrong bersama rekan-rekan Liby di Kampung Kaum, RT 06/01, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

“Kemudian korban berikut temannya 5 orang nongkrong bersama dengan sejumlah pelaku sambil minum miras (Intisari). Tidak tahu kenapa kemudian sejumlah pelaku langsung mengeroyok para Korban tersebut,” kata Kompol Erna Ruswing Andari melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/3/2021) malam.

Setelah itu, lanjut Erna, rekan korban pengeroyokan yang lainnya mendatangi seorang pedagang di dekat lokasi kejadian untuk meminta bantuan sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat sampai di lokasi, rekannya itu mendapati korban tergeletak di pinggir jalan dengan wajah berlumur darah. Dia bersama dengan pedagang itu pun menolong korban dan dibawa ke RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.

Selanjutnya, pihak kepolisian mendapat laporan dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah di TKP bahwa benar di TKP telah terjadi korban pengeroyokan dan korban sudah dibawa ke RSUD Kota Bekasi,” ujarnya.

Korban Adit mengalami luka memar dan biru mengeluarkan darah di bagian wajah. Sementara, Muhammad Sholeh mengalami luka memar dan biru mengeluarkan darah di bagian wajah dan gigi bagian depan patah.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan cek TKP, mendata saksi dan korban, melakukan visum dan mengarahkan untuk membuat laporan.