Ternyata Presiden Rusia ini Selalu Bawa Tas Nuklir

Rusia setujui perubahan konstitusi, izinkan Putin kembali berkuasa - ANTARA News

Liputan.co – Juru bicara Istana Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin selalu membawa tas nuklir ke mana saja dia pergi. Tas tersebut sekarang dibawa Putin saat ia sedang liburan di wilayah Taiga.

“Semua alat komunikasi yang diperlukan, termasuk komunikasi strategis, selalu bersama presiden di mana pun dia berada, baik itu Rusia atau negara lain di dunia,” katanya dikutip dari Kantor Berita TASS, Senin, 22 Maret 2021.

Peskov menuturkan hal sama dilakukan pula oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. “Bagaimana lagi? Tentu saja (membawa tas nuklir),” ucap juru bicara itu.

Namun Peskov enggan berkomentar panjang soal tudingan keras dari Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyebut Putin sebagai pembunuh. Menurut Peskov, sikap AS tidak menghalangi agenda Putin ke Taiga.

Meski begitu, Joe Biden pernah menyatakan jika saat ini AS mengejar kerja sama dengan Rusia dalam beberapa hal, seperti memperbarui perjanjian nuklir START. Vladimir Putin dan Joe Biden pernah bicara via telepon dan membahas sejumlah hal termasuk sepakat untuk memperpanjang perjanjian ini.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, mengatakan Joe Biden menawarkan kepada Vladimir Putin perpanjangan perjanjian senjata nuklir New START dengan Rusia selama lima tahun.