Teroris yang Tertangkap di Jatim Jaringan JI

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Sidoarjo - News Liputan6.com

Jakarta – Mabes Polri menyatakan bahwa 12 terduga teroris yang ditangkap di Jawa Timur, pada Jumat (26/2/2021), ialah bagian dari Jaringan Islamiyah.

“JI (Jamaah Islamiyah),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri telah berhasil menangkap terduga teroris, berinisial AIH (40), di Surabaya pada Jumat 26 Februari 2021.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa penangkapan tersebut benar adanya. Bahkan tidak hanya di Surabaya, namun juga di Sidoarjo, Mojokerto, dan Malang.

“Saat ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman oleh Tim Densus 88 Mabes Polri,” ucap Gatot, Jumat (26/2/2021).

Penangkapan terduga teroris itu dilakukan di sebuah gerai ponsel yang berlokasi di kawasan Jalan Medokan Sawah, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua RT setempat Supangin mengatakan, penggerebekan itu terjadi pukul 11.30 WIB siang tadi. Ia sendiri diminta menjadi saksi penggeledahan rumah AIH.

“Saat itu ada sekitar 10 personel Densus 88 yang datang naik 5 buah mobil. Kejadiannya sebelum Jumatan tadi, waktu mau Jumatan AIH ditangkap. Saya dipanggil hadir sebagai saksi mata pas penggeledahan tadi,” ujar Supangin.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan AIH yang sehari-harinya berjualan pulsa dan ponsel di sebuah gerai. Supangin mengaku kaget ketika AIH ditangkap, sebab sepengetahuannya, bapak enam anak itu merupakan warga yang supel dan ramah dengan lingkungan sekitarnya.

Saat penggeledahan, Supangin juga melihat bahwa Densus 88 mengamankan barang bukti seperti panah, samurai, hingga perlengkapan taekwondo. Sedangkan AIH diamankan menuju Jakarta.

“Bilangnya dibawa ke Jakarta, tadi istrinya bilang, kalau tidak terbukti bersalah minta dipulangkan,” tandas Supangin.