Terungkap Penampakan Wajah Syekh Ali Jaber Saat Dikafankan, Bak Tidur Tenang Mukanya Putih Berseri

Kepergian Syekh Ali Jaber di usia yang ke 44 tahun masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga hingga jamaahnya.

Kabar meninggalnya pendakwah asal Madinah Syekh Ali Jaber menggemparkan publik.

Bahkan kesaksian dari para rekan hingga sesama dai pun akan merindukan sosok Syekh Ali Jaber di surga.

Di mata para sahabat, Syekh Ali Jaber merupakan sosok yang sholeh, qonaah serta rendah hati (tawadhu).

Apalagi bagi para jemaah, sosok Syekh Ali Jaber sangat dinantikan ketika berdakwah dengan ciri khasnya yang menghibur dan santai.

Karena itu kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber lantas membuat duka besar di kalangan pencintanya.

Simpang siur penyebab Syekh Ali Jaber meninggal dunia pun juga tampak ramai di sosial media.

Pasalnya Syekh Ali Jaber diketahui memang tengah dalam perawatan di rumah sakit.

Beruntungnya Irfan Hakim bisa melihat langsung wajah Syekh Ali Jaber untuk yang terakhir kali sebelum ia dimandikan.

Tangis Irfan Hakim pun pecah, diakuinya wajah Syekh Ali Jaber saat itu terlihat tersenyum.

Awalnya, Irfan Hakim mengaku kaget mendengar kabar kematian Syekh Ali Jaber, pada Kamis (14/1/2021).

Bahkan ketika mendengar kabar duka tersebut, tangisan Irfan Hakim pecah.

“Tiba-tiba gue dengan kabar begini, hikss. Ini membuat gue kehilangan Syekh Ali Jaber, pasti banget,” ucap Irfan Hakim sambil menangis, dilansir dari laman Youtube-nya.

Maka dari itu setelah mengisi sebuah acara TV, Irfan Hakim langsung menuju ke RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta.

Sesampainya di RS, Irfan Hakim kembali menangis.

Ia berharap masih bisa bertemu dan melihat wajah Syekh Ali Jaber untuk terakhir kalinya.

“Aduh, mudah-mudahan masih bisa ketemu,” ucap Irfan Hakim mahan tangis, sambil mengelus dada.

Ternyata, Irfan Hakim beruntung.

Ia dipersilakan keluarga untuk bisa masuk ke ruang ICU, tempat Syekh Ali Jaber dirawat.

Ketika masuk ruang ICU, Irfan Hakim pun diizinkan untuk melihat wajah Syekh Ali Jaber untuk terakhir kalinya.

“Gue tadi beruntung, bisa diizinkan masuk ke ruang ICU, sebelum Syekh dimandikan, dikafani.

Dan gue diizinkan melihat wajah Almarhum untuk terakhir kalinya,” papar Irfan Hakim.

Lantas, Irfan Hakim pun memaparkan kondisi jenazah Syekh Ali Jaber.

Melihat wajah Syekh Ali Jaber, Irfan Hakim kembali meledak dalam tangisan.

“Jadi tadi tuh kalau saya ceritakan, Syekh brewokan, putih, terus senyumnya tuh gini.

Masya Allah, senyum khasnya Almarhum,” ucap Irfan Hakim sambil memeragakan senyum khas Syekh Ali Jaber.

Sementara itu wajah Syekh Ali Jaber yang terakhir kali juga tampak dibagikan oleh kerabatnya, Mahmod Alhkeem.

Pantauan Sripoku.com dari Instagramnya, Mahmod Alhkeem merupakan salah satu kerabat dekat Syekh Ali Jaber.

Karena itu ia pun turut merasakan kehilangan ulama kondang itu.

Di postingan terakhirnya, bak mengenang, Mahmod lantas membagikan potret Syekh Ali Jaber saat telah dikafankan.

Di atas keranda, tampak jenazah Syekh Ali Jaber bak tertidur tenang.

Wajahnya yang putih dan alisnya yang hitam terlihat jelas.

Di postingan lain tampak jenazah Syekh Ali Jaber telah ditutup dengan kain hijau dan siap untuk dimakamkan.

Dari komentarnya tak sedikit warganet yanf lantas terharu melihat jenazah Syekh Ali Jaber itu.

Fenomena Langka saat Syekh Ali Jaber Meninggal

Sementara itu meninggalnya Syekh Ali Jaber ternyata membuat sebuah fenomena tak biasa.

Hal itu tampak diungkap oleh aktor Cholidi Asadil beberapa waktu lalu.

Aktor bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini turut merasa sedih ketika mendapat kabar Syekh Ali Jaber meninggal.
Namun, Cholidi Asadil Alam merasa takjub lantaran menemukan fenomena langka yang mengiringi kepergian sang Syekh.

Sabtu 16 Agustus 2021, Cholidi menunjukkan fenomena tersebut melalui Instagramnya.

Ia merasa kagum lantaran banyak sekali orang yang merasa kehilangan dan mendoakan Syekh Ali Jaber.

Hal ini terlihat dari banyaknya status WhatsApp yang memajang foto Syekh Ali Jaber.

Bahkan hampir semua kontak memasang foto Syekh Ali Jaber.

“Fenomena kemarin saat @syekh.alijaber wafat
.
Masyaallah

Semua status wa, atau medsos menyampaikan kehilangan syekh ali jaber, ikut berduka dan mendoakan
.
Begitulah orang baik
.
Mari kita berlomba menjadi orang baik

Agar saat kita wafat banyak yg mendoakan,” tulis Cholidi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cholidi Asadil Alam (@mcholidi89)

Fenomena ini ternyata tak hanya dirasakan oleh Cholidi seorang.

Melalui kolom komentar, banyak netizen yang mengaku menemukan hal serupa.

“Sama.. Di wa saya rata2 pasang foto beliau..”

“Sma mas,scrol dri atas smpe bawah statusnya sma bner2 merasa kehilangan beliau.”

“Sama ustad kmarin kontak saya status nya seperti itu.”

“Samaaaa semua kontak wa sekita begitu. Saya sampe nangis berkali2.”

“Sama di semua grop jg tak terkecuali group.sekolah.”

sumber: palembang.tribunnews