Tiap Malam Ada 300-an ‘Gadis Kinjeng’ Berkeliaran di Semarang

Fakta mencengangkan disampaikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, terkait maraknya prostitusi terselubung ‘Gadis Kinjeng’, PSK bermotor yang biasa beroperasi di sekitar kawasan Kota Semarang, Jawa Tengah.

Data yang diperoleh merdeka.com menurut Satpol PP Pemkot Semarang, jumlah Gadis Kinjeng yang tersebar di beberapa kawasan jalan protokol Kota Semarang mencapai 300 perempuan yang menjajakan kemolekan tubuh dan keseksiannya.

Ke-300 PSK bermotor ini tersebar di beberapa titik di jalan-jalan protokoler Kota Semarang di antaranya di Jalan Imam Bonjol, Jalan Poncol, Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Kawasan Tugu Muda dan Kawasan Kota Lama atau biasa disebut Kawasan Jembatan Mberok.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan operasi karena jumlah PSK yang tadinya memamerkan keseksian tubuhnya di pinggir jalan dan kini beralih menggunakan sepeda motor sebagai sarana sudah terlalu banyak,” ujar Kepala Bidang Trantibimas Satpol PP Pemkot Semarang, Aniceto, saat dikonfirmasi merdeka.com Kamis(27/3).