Turun Harga Rp 60 Juta, Toyota Vios Laris Manis

Toyota Vios - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Liputan.co – Penerapan relaksasi PPnBM mulai berbuah positif terhadap penjualan mobil di Indonesia. Salah satu mobil yang cukup merasakan dampaknya, yakni Toyota Vios.

Sebagai satu-satunya mobil berjenis sedan yang mendapatkan relaksasi PPnBM, penjualan Vios kini mengalami peningkatan signifikan.

“Peminatnya banyak mas, naik sekitar 5 kali lipat dari sebelum ada relaksasi PPnBM,” ucap salah satu wiraniaga Toyota di kawasan Jakarta Utara, Senin (15/3/2021).

Lebih lanjut, wiraniaga yang enggan disebutkan namanya itu juga mengungkapkan, saking tingginya peminat Toyota Vios, membuat sebagian konsumen harus bersabar menantikan ketersediaan unitnya.
“Peminatnya banyak, tapi stoknya sedikit. Sampai saat ini sih yang pesan di sini sudah ada sekitar 80an, tapi stok unit hanya ada 30an, dan itu sudah ludes,” tambahnya.

Tenaga penjual Toyota lainnya di kawasan Bekasi pun mengatakan hal yang sama. Berbeda dengan sebelum adanya penerapan relaksasi PPnBM, kini peminat Toyota Vios mengalami kenaikan.

“Dulu jarang banget yang tanya, tapi kalau sekarang setiap hari pasti ada yang nanya dan minat,” terang tenaga penjual yang juga enggan disebutkan namanya itu.
Ya, bila melihat penurunan harga yang terjadi pada Toyota Vios, rasanya memang wajar apabila sedan kompak tersebut kini jadi diminati.

Hadirnya relaksasi PPnBM 0 persen, kini harga Toyota Vios mengalami penurunan berkisar Rp 59,5 juta hingga Rp 65,2 juta. Penurunan harga itu, bahkan belum termasuk diskon yang diberikan oleh para tenaga penjual. Berikut harga lengkap Toyota Vios saat ini:
Toyota Vios E M/T – Rp 252.400.000
Toyota Vios E A/T – Rp 265.400.000
Toyota Vios G M/T – Rp 268.900.000
Toyota Vios G A/T – Rp 281.600.000

Minta unit tambahan
Tingginya peminat Toyota Vios tersebut juga diamini oleh Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy. Dirinya tidak menampik saat ini ada beberapa diler yang meminta tambahan unit Toyota Vios.

“Iya memang ada permintaan tambahan (suplai) dari beberapa diler. Tapi kalau untuk data SPK pastinya, sampai saat ini masih saya kumpulkan dulu,” beber Anton kepada kumparan, Senin (15/3/2021).
Bila mengacu pada data Gaikindo, pada Januari dan Februari 2021, Toyota Vios berhasil mencatatkan angka wholesales 73 unit. Sementara sepanjang 2020, kontribusi Vios sebesar 309 unit atau turun 38, 4 persen dibandingkan 2019 yang masih mampu menorehkan wholesales 502 unit.