Viral! Mengaku Diculik Padahal Dikarantina, Pramugari Ini Akhirnya Dipecat

Viral! Mengaku Diculik Padahal Dikarantina, Pramugari Ini Akhirnya Dipecat

USA – Seorang pramugari viral dan bikin geger di media sosial setelah mengaku diculik saat sedang liburan. Pramugari JetBlue bernama Kalina Collier, ini pun harus berurusan dengan hukum karena postingannya tersebut.

Mulanya, Collier memutuskan untuk berlibur ke Jamaika di tengah pandemi. Ia pergi berlibur pada tanggal 28 Januari lalu untuk short trip saat weekend.

Sebelum berangkat, Collier, terlebih dahulu melakukan tes antigen untuk naik ke pesawat, sebagaimana dikutip dari Caribbean National Weekly.

Saat melakukan tes antigen, ia pun terkonfirmasi positif COVID-19. Karena ingin pergi liburan, Collier kembali melakukan tes antigen kedua yang menyatakan hasil tesnya negatif.

Setelah dinyatakan negatif, ia kemudian melakukan perjalanan ke Jamaika. Setibanya di Jamaika, Collier kembali melakukan tes COVID-19.

Otoritas kesehatan setempat meminta Collier, untuk melakukan tes PCR sesuai standar kesehatan di sana yang dianggap lebih akurat.

Namun, hasil tes PCR tersebut menyatakan Collier, positif COVID-19. Sesuai dengan regulasi setempat, otoritas terkait meminta Collier, untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Ia juga diminta untuk memberi tahu tempat hotelnya menginap. Pihak hotel pun mengizinkannya untuk melakukan isolasi mandiri di sana.

Setelah melakukan isolasi mandiri, Collier, merasa bosan dan ingin segera keluar dari hotel untuk berlibur. Collier, akhirnya mengunggah foto pribadinya dengan caption bahwa dirinya telah diculik. Ia juga mengaku akan diperdagangkan oleh para penculik.

Unggahannya tersebut membuat heboh di media sosial. Pihak kepolisian akhirnya turun tangan untuk mencari keberadaan Collier.

Namun, ketika ditemukan, Collier mengaku hanya iseng belaka.

“Setibanya di Jamaika, Kalina Collier, yang dinyatakan positif virus corona ditempatkan di ruang isolasi. Ini sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19 Jamaika sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Dia dikunjungi oleh polisi setempat pada hari Sabtu, 13 Februari dan dia juga tidak dalam bahaya apa pun,” kata pihak kepolisian setempat.

Akibat hal tersebut, Collier, harus menanggung risikonya. Selain terancam dipecat, banyak netizen yang kesal dengan cerita bohong yang dibuat Collier.

Tak lama setelah kejadian tersebut, Juru Bicara JetBlue Derek Dombrowski, mengatakan maskapai mengetahui laporan bahwa Collier, yang sedang berlibur di Jamaika diminta untuk karantina dan dia telah kembali dengan selamat ke Amerika Serikat setelah karantina berakhir.

Pihak maskapai juga meminta maaf atas kegaduhan yang telah dilakukan salah seorang pramugarinya. Serta, telah melakukan pemecatan terhadap yang bersangkutan.

“Setelah melakukan investigasi, awak kabin tersebut kini sudah tidak lagi dengan JetBlue. Kami meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menegaskan kembali kepercayaan kami pada protokol kesehatan yang diterapkan Jamaika,” ujar Derek.