Warga Korea Utara Rela Menyelam untuk Terobos Perbatasan ke Korea Selatan

Hasil gambar untuk Pria Korea Utara Rela Menyelam untuk Terobos Perbatasan ke Korea Selatan
Doc. Ilustrasi

Korea – Seorang pria yang diduga dari Korea Utara ditangkap setelah menyeberang ke Korea Selatan. Tak tanggung-tanggung, dia menerobos perbatasan melalui jalur laut.

Dikutip dari Koreaherald oleh detikTravel, pria itu terpantau oleh militer Korsel setelah berhasil melintasi perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan. Saat tertangkap basah, dia mengenakan pakaian selam lengkap.

Pada hari Selasa (16/2/2021) dini hari, dia terlihat berada di daerah terlarang, tepatnya di utara Garis Kontrol Sipil, dekat Garis Demarkasi Militer ke arah selatan di perbatasan timur Goseong sekitar pukul 04.20 waktu setempat. Setelah perburuan selama tiga jam akhirnya ia ditangkap.

Menurut Kepala Staf Gabungan (JCS), kemungkinan pria tersebut berenang melintasi perbatasan maritim untuk tiba di dekat observatorium di bagian selatan pos terdepan umum Korea Selatan. Diduga, dia melewati saluran drainase untuk menghindari pagar yang dipasang di sepanjang pantai.

Seorang pejabat militer mengatakan bahwa penghalang di dalam saluran air ditemukan rusak. Kepala Staf Gabungan pun akan mengambil tindakan atas kejadian tersebut.

“Kami menganggap situasi ini serius dan penyelidikan di lokasi sedang dilakukan dengan perintah pasukan darat,” kata JCS.

“Bergantung pada hasil penyelidikan, kami akan melakukan tindak lanjut dan mengambil tindakan tegas,” dia menambahkan.

Pria berusia 20-an tersebut dikabarkan telah menyatakan niat untuk membelot. Dilaporkan pula dia merupakan warga sipil, namun para pejabat mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Insiden terbaru tersebut terjadi setelah militer mengambil langkah-langkah peningkatan sistem pengawasan perbatasan. Sebelumnya serangkaian penyeberangan perbatasan dilakukan oleh warga Korea Utara.

Pada November, seorang warga sipil Korea Utara melintasi perbatasan dan ditemukan pula di kota Goseong. Saat itu, kerusakan sensor yang dipasang di pagar dan celah lainnya dianggap memicu keberhasilan warga Korut berhasil terobos perbatasan